parenting
Salah satu kesukaan saya adalah beli buku diantaranya adalah buku parenting, dari mulai abah a, bagaimana menjadi orangtua sholih dan jg ayah e bagaimana memetakan kecerdasan anak, dan buku parenting lainnya, cara nabi mendidik anak, fikih anak, di bawah asuhan nabi, jangan marah ibu, ajak anakmu ngobrol dan sebagainya. Pas lagi pusing menghadapi anak biasanya suka saya baca dan teringat bahwa banyak sekali kesalahan saya dalam mendidik. Mulai dari kurang bisa mengontrol emosi, kadang kalau lagi banyak hal yang dipusingin dalam otak ngga tau gimana caranya, terus ada pencetus sedikit dari anak. Astaghfirullah. abis meluapkan emosi abis itu sangat amat menyesal kenapa sih harus seperti itu sayanya. Setelah itu terdiam merenung minta ampun sama Allah swt.
Anak ciptaan Allah swt, bukan orangtuanya yang menciptakan. Kenapa sama ciptaan Allah semena mena. Barusan saya baca lagi bukunya ayah e, tentang anak remaja, salah satunya adalah orangtua masih bergaya komunikasi seperti anaknya masih balita padahal anaknya sudah remaja, maka ngga nyambung, Astaghfirullah. Kadangkala jika sudah buntu mengadu kepada Allah swt yang maha menciptakan seluruh alam. Astaghfirullah astaghfirullah.
Kadang saya berpikir apakah kita harus membuang semua buku parenting kalau kegiatan parenting di rumah tak sesuai harapan. Berarti harus lebih banyak lagi belajar, mungkin ada yang belum sampai di dalam pemahaman. Jadi jangan putus asa belajar parenting.
Komentar
Posting Komentar