Postingan

Senjata kekuatan kita

#DOA MEMBELAH LANGIT Hafidz Abdurrahman Doa adalah mukh (ubun-ubun/inti) ibadah. Doa adalah silah (senjata) orang Mukmin. Begitulah Nabi saw. menggambarkan doa, dan betapa pentingnya doa. Doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh, benar-benar dari dalam hati, merasuk ke dalam seluruh bagian tubuh, sehingga apa yang terbersik dan terucap sama, akan mengantarkan kenikmatan tersendiri bagi seorang hamba di hadapan Rabb-Nya. Ketika doa dipanjatkan dengan khusyu’, diulang tiga kali, dilakukan pada waktu-waktu mustajab, seperti saat sujud, waktu di antara adzan dan iqamat, dua pertiga malam terakhir, di saat Allah turun ke langit bumi, maka doa itu akan diijabah oleh Allah SWT. Apalagi, jika dilakukan di tempat-tempat mustajab, seperti Raudhah, Rukun Yamani, Multazam, Hijr Ismail, dan sebagainya. Maka, apapun kesulitan seorang hamba, akan diberikan jalan keluar oleh Allah SWT. Apapun kondisinya, pasti Allah akan memberikan jalan keluar yang terbaik untuknya. Karena itu, kehidupan ...

Journey to cinere

Tadi pagi, akhirnya aku beneran jalan ke cinere. Pagi ini cuaca cerah ceria dan jalanan lancar jaya, sampe kantor jam 7 kurang. Kemudian absen fingerscan dan langsung menuju halte busway sebrang kantor. Ternyata cuma bayar tiket 2000 sajah. Mungkin karena masih pagi kali ya. Terus sampai di halte smk 57 turun dan naik 61. Macet luar biasa di jalan menuju cilandak. Dan ngantri lama juga muterin jl margasatwa. Sampailah kemudian di ujung jalan gandul. Naik 105 mulai berdoa dan mikir dimana ya sebaiknya turun memulai pencarian. Aku inget jl haji terin karena pernah nyari kontrakan di situs semacam tokobagus.com dan disitu ada jl hj terin. Terus tiap ke bpsdm selalu lewatin jalan itu. Dan ternyata karena jalanannya mirip aq turun sebelum jl hj terin dan deket sama kharima residences. Pengennya sih ngontrak di situ ya heheu tapi apa daya tak terjangkau oleh kantong pns golongan saya. Nah terus aku nanya sama abang tukang becak yang nongkrong pinggir jalan. Sambil menyebutkan kriteria penca...

Antara tina talisa dan pak ustad

Hari ini belum jadi lagi ke cinere. Tadi pagi pas baru sampe kantor udah hujan. Ga kebayang gimana rasanya nyari kontrakan sendirian bersama cuaca yang hujan. Siang tadi pas makan siang di ruangan ada tina talisa di acara sarah sechan net tv. Ternyata tina talisa kuliahnya jurusan dokter gigi. Tapi sekarang jadi presenter. Dia bilang ngga menemukan passion di bidang kedokteran gigi. Padahal sama orang-orang di sekitarnya dia disemangati untuk lanjut terus sampe jadi dokter gigi. Karena konon kalo dokter gigi bisa bermanfaat untuk orang banyak. Bisa membantu banyak orang yang giginya sedang sakit. Kemudian dia berpikir, kalo.mau bermanfaat sebenernya ngga cuma bidang satu itu aja. Karena dia passionnya di bidang jurnalistik dia merasa sangat senang ketika bisa menghibur orang saat jadi mc, atau saat dia meliput berita dia senang karena jurnalislah yang pertama tau suatu berita atau kejadian karena mereka yang meliputnya. And she loves being journalist. Orangtuanya pun mendorong kalo su...

A long and winding road

Hari sabtu lalu guru salman pas di sentra alam bbm aku, katanya salman main fisiknya berlebihan banget dan lari-larian sama teman sekelasnya, sudah diingatkan berkali-kali sama sang ibu guru tapi salman tetap lari-larian. Dan akhirnya salman didudukkan di kursi istighfar terus salman nangis manggil bunda gurunya. Astagfirullah. Bunda gurunya nanya ke aku sehari-hari salman nontonnya apa kalo di rumah. Kalo di rumah kontrakan pas hari kerja biasanya salman bareng-bareng sama aku dan shabran serta ayah masuk rumah menjelang magrib. Kadang kalo salman belum ngantuk kita suka cerita-cerita tentang nabi, atau baca buku, atau becanda-becanda aja. Ga pernah nyala tv kalo malam di rumah. Tapi kalo siang hari itu yang belum aku kontrol. Biasanya kalo pulang sekolah kalo salman ngga tidur siang, maka dia akan makan sambil nonton tv. Dan tayangan yang paling seneng ditonton salman dalam masa ini adalah boboiboy. Dan sepertinya itu yang bikin salman main fisik semakin semangat di sekolah. Kemar...

Ayah masak #2

Gambar
Kemarin ayah udah sempet interview lagi di beberapa kantor untuk mencari peluang siapa tau bisa kuliah sambil kerja. Alhamdulillah nilai ipk ayah cukup membahagiakan, jadi ayah semangat 45 lanjut kuliah sampe lulus insyaAllah. Di waktu interview pas ayah menginfokan sedang lanjut kuliah sepertinya orang kantor yg interviewnya agak gamang, katanya bisa aja dipekerjakan sesuai working hours ayah masuk dan pulang. Tapi kantornya bingung lagi karena khawatir pas si kantor lagi urgent butuh ayah dan ayah harus ujian misalnya. Dan si kantor menyarankan ayah selesaikan kuliah dulu aja. Hihi. InsyaAllah nanti ayah dapat kerjaan lagi. Dan di masa tanggal tua ini kita lagi super penghematan. Plus ayah lagi pengen masak makanan sendiri. Ayah pun masak di rumah. Kemarin ayah beli sayur dan tempe terus dimasak deh. Alhamdulillah tadi malam nikmatnya makan masakan ayah.

Berkunjung ke daycare

Tadi pagi aku inget rencana hari selasa : Pengen survey daycare di daerah lenteng agung. Gejolak semangat aku dan ayah salman lagi menggebu pengen pindah cari suasana baru. Karena kalo di sini kita udah terlalu nyaman. Khususnya aku, jadi ngga berkembang skill keistriannya. Soalnya yang masak tiap hari tetap aja mamaku. And i love it so much. Tapi akunya jadi ngga belajar. Dan melihat mamaku yang kepayahan ngurusin dua cucu tersayangnya, walau aku tahu banget mamaku pasti seneng melakukannya. Sepertinya mamaku punya banyak hal yang bisa dilakukan selain jagain dan rawatin salman dan shabran dari senin sampai jumat. Maka aku ajak ayah mari kita pindah dari tangerang ini. Ke mana? Tanah yang kita cicil di daerah sawangan belum lunas. Jadi belum bisa dibangun rumah. Terus ide pertama aku adalah kita cari kontrakan bulanan di daerah sawangan. Alasan nyari yang bayarnya bulanan biar ga terlalu nyesek ngeluarin duitnya. Heheu. Terus kenapa di sawangan soalnya deket sama lokasi tanah cicila...

#malammembaca

Tadi malam aku baca buku tebel tentang hizbut tahrir karangan muhammad muhsin rodhi. Udah lama buku ini ada di rumah tersimpan di lemari buku. Ayah yang beli. Dan beberapa hari ini ayah mantengin baca buku itu. Dari pose duduk, tengkurep, telentang sampe ketiduran. Heheu. Bukunya tebel banget. Kata ayah, buku ini sebenernya hasil disertasi ustadz muhammad muhsin rodhi itu dalam studi s3nya di suriah. Subhanallah. Keren sekali ya. Dan setelah disertasinya terbit sang ustadz pun bersedia jadi pejuang khilafah. Subhanallah. Di dalam buku ini ada profil syaikh taqiyuddin an-nabhani. Walau sedikit banyak aku udah pernah tau sebelumnya, tapi pas baca lagi sekilas perjalanan hidupnya tadi malam di buku itu. Subhanallah. Beliau memperjuangkan tegaknya kembali khilafah, dengan karir yang awalnya jadi guru kemudian mengajukan diri jadi qadhi di mahkamah syariah. Dengan kepribadiannya yang shalih dan tegas. Syaikh taqiyuddin menyuarakan keharusan tegaknya khilafah kembali. Dan sampai dipenjara d...