Bertaubat dari Riba: Melawan Jerat Kapitalisme Sekuler
Bertaubat dari Riba: Melawan Jerat Kapitalisme Sekuler Oleh: Nurul Maharani Riba kerap dipersepsikan sebagai kesalahan individu: kurang iman, kurang ilmu, atau lemah kontrol diri. Padahal, realitasnya jauh lebih kompleks. Di era modern, riba bukan hanya praktik ekonomi personal, melainkan produk sistemik dari kapitalisme sekuler yang menjadikan bunga sebagai tulang punggung ekonomi. Islam secara tegas mengharamkan riba. “Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” (QS. Al-Baqarah: 275). Bahkan, Allah dan Rasul-Nya menyatakan perang terhadap pelaku riba yang enggan berhenti (QS. Al-Baqarah: 279). Namun, di bawah sistem ekonomi kapitalisme sekuler, riba justru dinormalisasi, dilegalkan, dan dipromosikan sebagai keniscayaan pembangunan. Kapitalisme Sekuler dan Normalisasi Riba Kapitalisme sekuler memisahkan agama dari pengaturan ekonomi. Nilai halal-haram dikeluarkan dari ruang publik, digantikan oleh asas untung-rugi dan pertumbuhan tanpa batas. Dalam sistem ini, uang diperlakuka...